Selasa, 20 November 2012

Eksploitasi Hantu

hari ini aku mau nge-share mengenai eksploitasi hantu. memang materi ini telah banyak dibicarakan dan di tulis oleh penulis-penulis lain, namun kali ini aku kembali mengangkat topik ini untuk bergabung dan menyuarakan STOP EKSPLOITASI TERHADAP HANTU...

hantu-hantu di negara kita sudah tidak berada pada hakikat mereka. eksploitasi terhadap hantu membuat para hantu menjadi beda. hantu sekarang sudah mulai sibuk dengan berbagai kegiatan syuting, dari FTV, Sinetron sampai layar lebar. bahkan juga ada yang video clip. dampaknya apa? mereka yang harusnya bekerja menakut-nakuti manusia di malam hari malah sibuk syuting dan pulang jam 5 pagi, mana bisa menakut-nakuti orang jam 5 pagi. walaupun ada hantu yang gentayangan malam hari, pas lihat manusia dia malah bilang gini " tenang aja mas, aku gak mau nakut-nakutin mas. lagi sibuk ngapalin skrip ni" gitu... jadi pada hakikatnya hantu menakuti manusia, malah sekarang hantu gak punya waktu nakutin manusia.

yang berikut, kita sudah dengar judul-judul filmnya seperti: "tali pocong perawan" terdengar kabar kalo para pocong janda merasa di diskriminasikan karena gak ada film "tali pocong janda". lalu "paku kuntilanak" tau gak, gara-gara syuting film itu, si kunti harus operasi tuh kepala karena banyak lubang paku dikepalanya. ada juga "hantu jamu gendong" gara-gara film ini para penjual jamu gendong sempat protes. karena kalau mereka jualan malam-malam selalu dikira hantu. "hantu facebook" kalo film ini sih berdampak positif bagi counter hp. banyak hantu yang datang beli handphone yang bisa facebook. "pocong ngesot" nih yang parah. hakikat pocong sebagai pocong hilang. kalau banya film kaya gini, 50 tahun ke depan anak cucu kita gak bisa lagi melihat pocong yang melompat karena punah diganti dengan pocong yang ngesot. "suster keramas" setelah main film ini, pemeran utamanya entah suster ngesot ato kunti masuk UGD karena flu berat sampai-sampai gak bisa bangkit dari kubur.

tuhkan, banya banget efek buruk dari eksploitasi terhadap hantu. mereka menjadi lupa akan hakikat sebenarnya mereka. tapi yang aku salut adalah si genderuwo. dia jarang banget main film. waktu aku tanya kenapa gak main film, gak laku ya? dia jawab gini "ih sorry yah, kontrak main film tuh banyak yang datang ke aku bahkan sampai sinetron genderuwo religi juga ada. tapi aku tolak. soalnya akting ku disuruh bunuh orang, nakutin orang and endingnya aku mati lagi. mana bisa gitu, aku imut gini masa aku bunuh n nakutin orang, trus endingnya aku mati... harusnya tuh endingnya aku pingsan trus ada pangeran tampan datang nyium aku trus aku bangun... ##**#*#*#*#*#*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar